Dinas Dukcapil Minta Warga Proaktif Melakukan Perubahan Elemen Data

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Parepare meminta warga yang mengalami perubahan elemen biodata, baik itu di Kartu Keluarga maupun di KTP-el untuk proaktif melaporkan perubahan elemen datanya pada petugas layanan Dinas Dukcapil Kota Parepare.

‘’Kami meminta pada warga yang mengalami perubahan elemen data untuk segera melaporkan perubahannya ke Dinas Dukcapil Kota Parepare. Pelaporan ini sangat penting dilakukan supaya data penduduk Kota Parepare tetap akurat, valid dan teriupdate,’’ ujar Kepala Dinas Dukcapil Kota Parepare, Adi Hidayah Saputra, S.STP.

Adi Hidayah mencontohkan, perubahan elemen data yang harus segera diperbaiki sekaitan dengan peristiwa kependudukan di antaranya perubahan status pekerjaan dari Pelajar/Mahasiswa menjadi TNI/Polri dan perubahan status pekerjaan dari PegawaI Negeri Sipil atau TNI/Polri menjadi Pensiunan.

‘’Saat ini kita sudah memasuki tahapan Pemilu dan dalam tahapan ini, berdasarkan hasil pengecekan biodata yang kami lakukan, kami mendapati ada beberapa data yang sudah tidak sesuai lagi karena penduduk yang bersangkutan belum melaporkan perubahan datanya di Dinas Dukcapil,’’ jelasnya.

Bagi warga yang ingin melakukan perubahan elemen data tapi belum punya waktu mengakses pelayanan penerbitan dokumen administrasi lependudukan secara langsug di Dinas Dukcapil, Adi Hidayah meminta warga untuk mengakses perubahan elemen data secara daring atau online.

‘’Jika belum punya waktu mengurus perubahan elemen data secara langsung, silahkan melakukan perubahan biodata secara online. Penduduk bisa menghubungi petugas layanan kami di nomor 0811 428 227,’’ ujarnya.

Selain itu pada kesempatan ini, Analis Kebijakan Ahli Muda Dinas Dukcapil, Andi Madeali, menyampaikan, warga yang sudah berusia 16 tahun, juga sudah bisa melakukan perekaman KTP-el. Perekaman lebih awal ini dilakukan supaya data penduduk dimaksud bisa segera dilakukan penunggalan secara nasional.

‘’Dengan penunggalan data lebih awal, maka saat berusia 17 tahun, penduduk tidak perlu melakukan perekaman KTP-el dan menunggu penunggalan data lagi, mereka bisa langsung mencetak KTP-elnya dan menggunakan dokumennya itu untuk langsung mengakses pelayanan publik di tempat lainnya,’’ ujar Andi Madeali

Footer With Address And Phones
Open chat
ada yang bisa kami bantu?